Ongkir Door to Door Berdasarkan Berat atau Volume?
Jakarta – Banyak orang mengira ongkir door to door hanya dihitung berdasarkan berat barang. Padahal, ukuran barang juga dapat memengaruhi biaya pengiriman.
Pada layanan cargo dan ekspedisi tertentu, ongkir dihitung dengan membandingkan berat aktual dan berat volumetrik. Nilai yang lebih besar kemudian digunakan sebagai dasar berat yang ditagihkan. Sistem ini digunakan karena barang yang ringan tetapi berukuran besar tetap menggunakan ruang yang signifikan di dalam kendaraan atau fasilitas logistik.
Karena itu, sebelum meminta tarif door to door maupun port to port, sebaiknya siapkan dua informasi utama, yaitu berat dan dimensi barang.
Apa Itu Berat Aktual?
Berat aktual adalah berat barang berdasarkan hasil timbangan. Satuannya biasanya kilogram.
Contohnya, sebuah paket memiliki berat:
Berat aktual = 15 kg
Jika berat volume paket hanya 10 kg, maka berat aktual lebih besar. Dalam sistem yang menggunakan perbandingan keduanya, berat yang menjadi dasar ongkir adalah 15 kg.
Apa Itu Berat Volumetrik?
Berat volumetrik merupakan berat yang dihitung berdasarkan ukuran paket. Perhitungan ini digunakan untuk memperhitungkan ruang yang ditempati barang selama proses pengiriman.
Salah satu rumus yang digunakan oleh layanan cargo adalah:
Berat volumetrik = (Panjang × Lebar × Tinggi) ÷ 5.000
Panjang, lebar, dan tinggi menggunakan satuan centimeter.
Namun, pembagi volumetrik tidak selalu sama pada setiap ekspedisi. Ada layanan yang menggunakan 4.000 atau 6.000, tergantung moda dan ketentuan layanan. Karena itu, rumus yang digunakan harus mengikuti ketentuan ekspedisi yang dipilih.
Contoh Perhitungan Ongkir Berdasarkan Berat dan Volume
Misalnya sebuah barang memiliki ukuran:
Panjang: 50 cm
Lebar: 40 cm
Tinggi: 30 cm
Berat aktual: 8 kg
Jika layanan menggunakan divisor 5.000:
50 × 40 × 30 ÷ 5.000 = 12 kg
Maka:
- Berat aktual = 8 kg
- Berat volumetrik = 12 kg
Berat volumetrik lebih besar daripada berat aktual. Jika ketentuan layanan menggunakan nilai terbesar, maka berat yang menjadi dasar ongkir adalah 12 kg.
Sebaliknya, jika barang memiliki berat aktual 15 kg dengan ukuran yang sama, maka:
- Berat aktual = 15 kg
- Berat volumetrik = 12 kg
Berat yang digunakan menjadi 15 kg.
Beberapa sistem cek ongkir memang menampilkan keduanya dan menghasilkan chargeable weight, yaitu berat yang digunakan untuk menghitung biaya pengiriman.
Mengapa Barang Ringan Bisa Memiliki Ongkir Lebih Mahal?
Perbedaan ini biasanya terjadi pada barang yang memiliki ukuran besar tetapi bobotnya ringan.
Contohnya:
- Furniture
- Kursi
- Bantal
- Styrofoam
- Kardus berukuran besar
- Peralatan rumah tangga
- Barang dengan banyak material pelindung
Barang tersebut mungkin tidak terlalu berat ketika ditimbang. Namun, ukurannya dapat memenuhi ruang yang cukup besar di kendaraan.
Karena itu, ekspedisi dapat menggunakan berat volumetrik untuk menentukan berat yang ditagihkan.
Mana yang Digunakan untuk Ongkir Door to Door?
Tidak ada satu aturan yang berlaku untuk semua layanan door to door.
Perhitungan dapat bergantung pada:
- Jenis layanan
- Moda transportasi
- Rute
- Berat aktual
- Dimensi barang
- Jumlah koli
- Minimum charge
- Ketentuan ekspedisi
Beberapa layanan menggunakan berat aktual atau berat volume, lalu mengambil nilai yang lebih besar. Contohnya, Lionel Express menjelaskan bahwa perbandingan berat fisik dan berat metrik menggunakan nilai yang lebih besar, dengan rumus volume P × L × T ÷ 5.000 untuk layanan yang disebutkan pada halaman tarifnya.
Karena aturan dapat berbeda, jangan menggunakan satu divisor untuk semua ekspedisi.
Cara Menghindari Salah Estimasi Ongkir
Sebelum meminta penawaran harga door to door, siapkan data berikut:
- Jenis barang.
- Berat aktual setiap koli.
- Panjang setiap koli.
- Lebar setiap koli.
- Tinggi setiap koli.
- Jumlah koli.
- Alamat pickup.
- Alamat tujuan.
- Kebutuhan packing.
- Informasi khusus mengenai barang.
Ukur barang setelah packing jika tarif dihitung berdasarkan ukuran kemasan. Hal ini penting karena kardus, bubble wrap, packing kayu, pallet, dan material pelindung dapat menambah dimensi barang.
Apakah Barang Besar Selalu Dihitung Berdasarkan Volume?
Tidak selalu.
Jika berat aktual lebih tinggi daripada berat volumetrik, perhitungan dapat menggunakan berat aktual sesuai ketentuan layanan.
Contohnya:
Berat aktual: 50 kg
Berat volumetrik: 30 kg
Jika sistem menggunakan nilai yang lebih besar, maka berat yang ditagihkan adalah 50 kg.
Sebaliknya:
Berat aktual: 20 kg
Berat volumetrik: 40 kg
Maka berat yang ditagihkan menjadi 40 kg.
Bagaimana dengan Barang yang Sangat Besar?
Untuk barang berukuran sangat besar, perhitungan per kilogram tidak selalu menjadi satu-satunya pilihan.
Jika volume barang sudah cukup besar, penyedia jasa dapat mempertimbangkan jenis kendaraan, kapasitas muatan, jumlah ruang yang digunakan, atau kebutuhan pengiriman khusus.
Karena itu, pengiriman seperti mesin, furniture dalam jumlah banyak, perlengkapan proyek, atau barang industri sebaiknya diinformasikan secara detail sejak awal.
Kesimpulan
Ongkir door to door dapat dihitung berdasarkan berat, volume, atau perbandingan keduanya, tergantung ketentuan layanan yang digunakan.
Untuk layanan yang membandingkan berat aktual dan berat volumetrik, nilai yang lebih besar menjadi dasar perhitungan ongkir. Berat volumetrik dihitung dari panjang, lebar, dan tinggi barang menggunakan divisor yang ditetapkan oleh masing-masing ekspedisi.
Jadi, jangan hanya memberikan berat barang saat meminta tarif. Sertakan juga dimensi setiap koli, jumlah koli, alamat pickup, dan alamat tujuan agar estimasi ongkir lebih akurat.


0 Comments